Himpunan Mahasiswa Sastra Inggris Menggelar Week of Literature VIII
Pers SASING UBB Balunijuk;Himpunan Mahasiswa Program Studi Sastra Inggris kembali menggelar kegiatan tahunan bertajuk Week of Literature VIII sebagai wadah untuk mengapresiasi karya sastra dan mempererat komunitas akademik. Acara yang mengusung tema "Whispers of Magic, Echoes of Growth" berlangsung selama satu minggu dari 22 - 28 September 2025. Kegiatan ini diisi dengan berbagai rangkaian perlombaan yang meliputi; Drama, Speech, Scrabble, Spelling Bee, Story Telling, Wonder Writing Competition, dan Fashion Show. Kegiatan ini diikuti oleh pelajar tingkat SMP dan SMA dan juga mahasiswa aktif yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari pelajar dan mahasiswa di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hal ini ditandai dengan banyaknya peserta yang mendaftar pada setiap kategori lomba.
Tema Week of Literature VIII (WOL VIII) tahun ini berfokus pada kekuatan sastra sebagai medium untuk menjelajahi dunia yang penuh dengan keajaiban dan imaginasi. Selain itu, Sastra juga tidak hanya menjadi jendela untuk memahami realitas kehidupan kontemporer, tetapi juga menjadi cermin yang memantulkan bisikan perubahan namun mendalam yang mampu menyentuh hati, membentuk kesadaran, dan mendorong langkah-langkah transformatif dalam masyarakat.
Melalui kekuatan intuisi, imajinasi, dan keyakinan terhadap potensi sejati manusia, Whispers of Magic menjadi simbol inspirasi yang lembut namun terus membentuk keajaiban itu. Sementara Echoes of Growth menggambarkan bagaimana setiap proses pertumbuhan, sekecil apa pun, meninggalkan jejak seperti gema yang terus hidup menginspirasi, membentuk, dan mengingatkan kita bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang penuh makna.
Sastra dalam konteks ini bukan hanya untuk menciptakan karya, tetapi juga untuk memprovokasi pemikiran, mendominasi wacana, melahirkan ide-ide baru, dan mendorong kemajuan. Melalui narasi dan ekspresi sastra, kita tidak hanya melihat dunia apa adanya, tetapi juga dunia sebagaimana mestinya.