Mahasiswa Jurusan Sastra Inggris UBB Kunjungi Kantor Bangka Pos dalam Rangka Kunjungan Industri
Balunijuk - Berbalut almamater biru milik Universitas Bangka Belitung, mahasiswa jurusan Sastra Inggris melakukan kunjungan industri ke Bangka Pos pada Selasa, (18/10/2022). Kegiatan ini dilakukan oleh beberapa mahasiswa angkatan 2021 yang berjumlah 34 mahasiswa yang mengikuti mata kuliah Journalism. Kegiatan ini bertepatan dengan pertemuan terakhir dengan pengajar praktisi yang berasal dari Bangka Pos, Teddy Malaka.
Mahasiswa berangkat pada pukul 08:35 menggunakan bus kampus didampingi oleh Tri Arie Bowo S.S., M.Hum., selaku dosen pengampu mata kuliah. Sebelum keberangkatan, mahasiswa dibekali beberapa pesan dari Diana Anggraeni M.Hum., ketua jurusan Sastra Inggris Universitas Bangka Belitung. Ia berpesan agar mahasiswa dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
Setibanya di Bangka Pos, mahasiswa diarahkan menuju ruang redaksi dan disambut baik oleh Alza Munzi Hipni, Manajer Liputan Bangka Pos. Ia memantik diskusi pada siang hari itu disambut dengan antusiasme dari para mahasiswa. Suasana pecah dengan diskusi-diskusi terkait dunia wartawan dan jurnalistik.
"Bangka Pos sendiri berdiri pasca reformasi, tepatnya pada 25 Mei 1999. Kemudian pada 2010, kami mulai beralih ke digital untuk mengimbangi perkembangan teknologi, pungkas Alza.
Di sana, mahasiswa juga diarahkan untuk melihat ruang produksi koran Bangka Pos dipandu oleh Arief Subakti yang bertugas di bagian sirkulasi, marketing, dan pemasaran produk koran. Arief menjelaskan banyak hal mengenai proses produksi koran, mulai dari mesin dan kertas yang digunakan, waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi koran, hingga proses pemasaran dan penyebaran.
"Alhamdulillah-nya, kita bisa mempekerjakan orang-orang, salah satunya ada seorang ibu penjual koran yg kini anaknya sudah menjadi polisi, kemarin beliau dengan penuh haru bilang terimakasih ke kita karena sudah mempekerjakannya," ujar Arif.
Di akhir diskusi dan kegiatan tersebut, Teddy Malaka menyampaikan bahwa mungkin beberapa mahasiswa belum tahu bahwa sebenarnya mahasiswa memiliki potensi untuk turut mempublikasikan tulisannya ke media-media massa, termasuk Bangka Pos.
"Jadi syaratnya itu harus mengirimkan tulisan yang sudah jadi, minimal 500 kata dan maksimalnya 1000 kata untuk opini. Dan, pastikan kalian menulis isu-isu yang menarik dan ter-update. Untuk pengiriman, silakan kirimkan ke email redaksi Bangka Pos," jelas Teddy.
Teddy juga menyampaikan bahwa menulis merupakan hal penting untuk dikuasai, khususnya bagi mahasiswa.