Tim MBKM Proyek Independen Sastra Inggris UBB Gelar Sosialisasi Tentang Peta Literasi

19 Nov 2022 446
Tim MBKM Proyek Independen Sastra Inggris UBB Gelar Sosialisasi Tentang Peta Literasi

 

Tim Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Bangka Belitung bidang Studi Independen dengan proyek peta literasi menggelar kegiatan sosialisasi di gedung Transmart kota Pangkalpinang pada Selasa (25/10/2022).  Tim MBKM UBB didampingi oleh dosen fasilitator program MBKM yaitu Tri Arie Bowo M. Hum dan Ketua Jurusan Sastra Inggris Universitas Bangka Belitung yaitu Dr. Diana Anggraeni M. Hum

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memaparkan tentang peta literasi kota Pangkalpinang kepada pihak-pihak yang berhubungan langsung dengan bidang literasi provinsi Bangka Belitung yakni, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka, Komunitas  Satu Pena Babel, dan Komunitas Konspirasi Aksara.

Tim MBKM UBB  tergabung dari 3 mahasiwa dengan jurusan yang sama, masing-masing: Yazidhan Akbar Rafsanjani  (Sastra Inggris), Habib Alkautsar Ramadhan (Sastra Inggris), Muhammad Irfan Irjayanto (Sastra Inggris),  menciptakan inovasi mengenai peta literasi kota Pangkalpinang guna memetakan sarana literasi yang ada di kota Pangkalpinang.

Tim MBKM Studi Independen UBB ini mempunyai produk peta literasi ini adalah salah satu upaya dalam melakukan pengembangan pemetaan literasi sehingga dapat membantu merealisasikan dambaan masyarakat yang hobi membaca. Dengan adanya pemetaan sarana literasi, maka diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses pelbagai sarana literasi yang terdapat di kota Pangkalpinang. Tim MBKM Studi Independen Universitas Bangka Belitung ini bermitra dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka.

Pada kegiatan sosialisasi, Muhammad Irfan Irjayanto memaparkan proyek peta literasi, ia menambahkan “kami sebagai mahasiswa yang menjadi salah satu agen perubahan (agent of change) ingin memberikan sesuatu ke masyarakat dan dapat membantu upaya berbagai pihak yang telah berjuang untuk memajukan literasi masyarakat Bangka Belitung, namun kami sadar bahwa peta yang kami proyeksikan ini memiliki banyak kekurangan sehingga saran dan masukan sangat diperlukan untuk kami” ujarnya.

Selain itu, ia menambahkan “peta literasi ini dapat dikembangkan menjadi peta digital yang tentunya berkorelasi dan dapat beradaptasi dengan kemajuan teknologi  sehingga memungkinkan untuk dikembangkan di masa depan”.

Saran dan masukan datang dari berbagai pihak, salah satunya adalah Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Kepulauan Bangka. Pustakawan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Fadli) memberi masukan “ide adik-adik mahasiswa ini menarik untuk dibahas namun saya melihat adanya kekurangan data pemetaan sarana literasi sehingga peta ini belum memiliki data yang cukup lengkap yang memuat sarana literasi. Saya harap data yang memuat sarana literasi harus disurvei lebih lanjut agar mendapatkan data yang kredibel”.

Kemudian dosen fasilitator program MBKM Studi Independen UBB, Tri Arie Bowo menambahkan “peta literasi ini memang menjadi salah satu ide inovatif yang dapat dikembangkan di masa depan yaitu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin maju sehingga menjadi peta digital, namun tentunya diperlukan data yang kuat sehingga peta literasi ini bisa menjadi acuan utama bagi masyarakat dalam mencari sarana literasi di kota Pangkalpinang”.

Tak tinggal juga, Ketua Jurusan Sastra Inggris Universitas Bangka Belitung (Dr. Diana Anggraeni M. Hum) mengapresiasi apa yang dilakukan mahasiswanya. “saya mendukung mahasiswa-mahasiswa ini untuk terus berkarya dengan peta literasi mereka, saya sepakat dengan pak Tri Arie bahwa proyek ini bisa dikembangkan lebih lanjut dan tentunya menjadi pembahasan yang menarik untuk dibahas. Semoga kegiatan adik mahasiswa-mahasiswa ini sukses sehingga nanti dampaknya akan dirasakan masyarakat” ungkapnya pada kegiatan sosialisasi tersebut.